Konfigurasi PAT di Linux Debian Server 7

Budayakan Share :)

Konfigurasi PAT di Linux Debian Server 7.8 – Sebelum ke Konfigurasi PAT di Linux Debian Server 7.8, saya akan menjelaskan sedikit  tentang PAT dan skenario serta topologi yang saya gunakan pada postingan kali ini.

PAT merupakan salah satu jenis NAT yang berfungsi untuk mentranslasikan / menerjemahkan Port IP Public ke Port IP Private. Tujuannya sendiri sama dengan Destination NAT agar host yang berada di local network dapat di akses oleh public. Perbedaan Destination NAT dengan PAT adalah jika destination NAT menggunakan IP address sedangkan PAT menggunakan Port.

Berikut adalah gambar topologi dari skenarionya.

Topologi PAT

Dari gambar di atas, saya memiliki sebuah OpenSSH server menggunakan IP private dan 1 PC Router yang terkoneksi ke internet. PC routernya menggunakan Debian server versi 7.8.  Lalu saya ingin OpenSSH  server tersebut dapat diakses oleh public pada port 1010. Maka saya akan membuat Konfigurasi PAT di Linux Debian Server, sehingga OpenSSH server tersebut dapat di akses oleh public.

Pada topologi diatas kedua interface router memiliki IP Private, namun anggap saja pada interface eth0 sebagai interface yang memiliki IP Public.

Berikut adalah Konfigurasi PAT di Linux Debian Server 7.8

Pertama aktifkan fitur routing pada PC Router Debian, masukkan perintah nano /etc/sysctl.conf.

Routing1

Lalu uncomment pada bagian net.ipv4.ip_forward=1.

Routing2

Berikutnya masukkan perintah nano /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Routing3

Ubah angka 0 menjadi 1.

Routing4

Setelah selesai, masukan perintah PAT menggunakan iptables.

Konfigurasi PAT di Linux Debian Server 7.8

Disini http://pitech.or.id, membuatKonfigurasi PAT di Linux Debian Server 7.8 menggunakan protocol tcp yang ditunjukan pada perintah –p tcp, lalu –dport untuk destination port, sesuai dengan skenario sebelumnya saya memasukan port 1010, selanjutnya –j DNAT digunakan untuk menyatakan action destination NAT, lalu –to-destination adalah IP address dan port dari OpenSSH server.

Berikutnya cobalah akses melalui client menggunakan putty.

Pengujian1

 

Jika muncul tampilan seperti ini, pilih saja yes.

Pengujian2

Kemudian masukan username dan password server untuk login ke  server.

Pengujian3

Setelah itu cek ip address pada server, untuk memastikan apakah kita benar – benar telah login ke OpenSSH server.

Pengujian4

Dari gambar di atas, muncul ip address OpenSSH server, maka dapat disimpulkan kita telah berhasil login ke OpenSSH server dan Konfigurasi PAT di Linux Debian Server 7.8 telah berhasil.

Konfigurasi PAT di Linux Debian Server 7.8 di atas, akan hilang jika PC Router Debian di restart / reboot, jika teman – teman hendak membuat Konfigurasi PAT tadi permanent, maka teman – teman dapat menambahkan perintah PAT tadi pada file /etc/rc.local.

Sekian postingan Konfigurasi PAT di Linux Debian Server 7.8, semoga dapat bermanfaat bagi teman – teman semua, jika ada yang hendak ditanyakan atau ada saran dan komentar dapat disampaikan pada komentar di bawah ini, terima kasih

Sumber :

https://wiki.debian.org/DebianFirewall

Fajar Maulana Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *