Konfigurasi Source NAT di Debian Server

Budayakan Share :)

Konfigurasi Source NAT di Debian Server – Sebelum ke Konfigurasi Source NAT di Debian Server. Saya akan menjelaskan sedikit  tentang Source NAT dan skenario serta topologi yang saya gunakan pada postingan kali ini.

Source NAT merupakan salah satu jenis NAT yang berfungsi untuk mentranslasikan IP / menerjemahkan IP Private ke IP Public. Tujuannya agar host yang berada di local network dapat mengakses internet hanya menggunakan 1 IP Public saja.

Berikut adalah gambar topologi dari skenarionya.

Topologi Source NAT

Dari gambar di atas, saya memiliki sebuah client yaitu Windows XP menggunakan ip private dan  1 PC Router yang terkoneksi ke internet. OS PC routernya Debian server versi 7.8, lalu saya ingin client tersebut dapat mengkases internet. Maka saya akan membuat Konfigurasi Source NAT di PC Router Debian. Sehingga web server tersebut dapat di akses oleh public. Pada topologi diatas kedua interface router memiliki IP Private, namun anggap saja interface eth0 sebagai interface yang memiliki IP Public.

Berikut adalah Konfigurasi Source NAT di Debian Server.

Pertama aktifkan fitur routing pada PC Router Debian, masukkan perintah nano /etc/sysctl.conf.

Routing1

Lalu uncomment pada bagian net.ipv4.ip_forward=1.

Routing2

Berikutnya masukkan perintah nano /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Routing3

Ubah angka 0 menjadi 1.

Routing4

Setelah selesai, masukan perintah Source NAT menggunakan iptables.

Konfigurasi Source NAT di Debian Server

Disini http://pitech.or.id, membuat Konfigurasi Source NAT di Debian Server menggunakan –o eth0 untuk mendefinisikan out interface pada PC Router , dan –j MASQUERADE adalah action untuk setiap packet yang melalui out interface.

Berikutnya pada client, cobalah lakukan pengujian dengan cara ping ke PC Router lalu ping ke 8.8.8.8.

Pengujian Konfigurasi Source NAT di Debian

Pengujian Konfigurasi Source NAT di Debian2

Dari gambar di atas, terlihat bahwa konfigurasi source nat di Debian telah berhasil, namun semua konfigurasi tadi akan hilang apabila PC Router tadi di restart / reboot, jika teman – teman hendak membuat Konfigurasi Source NAT tadi permanent, maka teman – teman dapat menambahkan perintah Source NAT tadi pada file /etc/rc.local.

Sekian postingan Konfigurasi Source NAT di Debian Server, semoga dapat bermanfaat bagi teman – teman semua, jika ada yang hendak ditanyakan atau ada saran dan komentar dapat disampaikan pada komentar di bawah ini, terima kasih

Sumber :

https://wiki.debian.org/DebianFirewall

Fajar Maulana Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *